Diskriminasi terhadap Perempuan

20170414_112212

Tidak bisa dipungkiri, saat ini keberadaan perempuan dalam dunia bisnis memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap perkembangan perusahaan. Berdasarkan situs Fortune.com, diberitakan terdapat 20 wanita paling berpengaruh sepanjang tahun 2016 yang hingga saat ini sedang menjabat dan memimpin perusahaan besar kelas dunia. Sebut saja diantaranya Marry Barra CEO dan Chairman General Motor Company, Indra Nooyi CEO dan Chairman Pepsi Company, Marillyn Hewson CEO, Chairman sekaligus President dari Lockheed Martin, serta Sheryl Sandberg COO dari perusahaan networking Facebook dan masih banyak perempuan lainnya. Perempuan-perempuan tersebut telah berhasil dalam pemulihan stabilitas perekonomian perusahaan yang dapat dilihat dari kemampuannya meningkatkan pendapatan perusahaan dan mengurangi kerugian.

Ide, gagasan, cara pandang dan pola pikir seorang perempuan saat ini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Kehadirannya begitu menghiasi berbagai sektor, baik private maupun public. Emansipasi wanita yang diteriakkan sejak dulu hingga sekarang, di berbagai negara telah berhasil sedikit demi sedikit mengikis tindakan diskriminasi pada kaum minoritas khususnya wanita yang dianggap kaum lemah. Sementara disisi lain tindakan diskriminasi masih tetap terjadi.

Usaha persamaan hak saat ini sedang gencar diterapkan di berbagi kegiatan umum masyarakat. Misalnya dalam perusahaan ataupun instansi pemerintah telah menetapkan proporsi antara pekerja laki-laki dan perempuan. Penetapan tersebut dilakukan untuk menghindari adanya isu diskriminasi dalam pekerjaan yang berdasarkan gender. Namun, yang menjadi pertanyaan apakah penetapan proporsi tersebut telah berhasil dilakukan dan dapat menghindari diskriminasi kaum minoritas, khususnya terhadap perempuan?

Baru-baru ini melalui laman Metro Tv News.Com diberitakan adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Amit Singhal yang merupakan senior vice precident of engineering pada perusahaan Uber. Kejadian pelecehan tersebut dilakukan ketika Singhal masih bekerja di perusahaan raksasa bidang pencarian yaitu Google. Berita tersebut sangat disayangkan karena melibatkan salah seorang ilmuan yang diketahui memiliki pengaruh besar dalam perkembangan pengetahuan teknologi dunia.

Munculnya pemberitaan tersebut menambah panjang daftar pelecehan seksual terhadap kaum wanita sekaligus membantah pernyataan bahwa diskriminasi dalam pekerjaan telah dapat dikatakan teratasi. Perusahaan besar yang harusnya dianggap memiliki kode etik terbaik dan dapat dijadikan contoh pada perusahaan kecil justru mencerminkan bahwa kode etik serta aturan yang mereka miliki belum mampu menjaga hak perempuan dalam bekerja

Diskriminasi Karyawan
Di dalam buku Etika Bisnis karangan Manuel G Velasquez, dijelaskan bahwa diskriminasi merupakan suatu tindakan yang salah dan tidak bermoral karena membedakan setiap individu tidak berdasarkan prestasinya akan tetapi berdasarkan prasangkanya semata. Prasangka yang dimaksud tepatnya lebih mengarah pada pandangan pribadi individu ke individu lainnya. Pandangan tersebut biasanya memunculkan ketidakadilan karena terkadang mengandung self-interest untuk menjatuhkan atau menyakiti orang lain.

Adanya self-interest di setiap diri pribadi manusia sebenarnya merupakan hal yang wajar, namun perlu diketahui self-interest yang tidak berlandaskan keadilan akan memunculkan kerugian terhadap diri individu itu sendiri maupun individu lainnya bahkan suatu komunitas besar. Oleh karena itu di dalam model rasional organisasi menurut Velasquez pentingnya memasukkan tanggung jawab etika yang berfokus pada kewajiban moral karyawan mematuhi perintah atasan selama masih dalam koridor yang tepat sesuai aturan umum yang berlaku serta tidak mengancamkan tujuan organisasi. Disisi lain kewajiban moral pemberi kerja atau atasan dalam perusahaan untuk menyediakan kondisi aman dan adil kepada semua karyawan.

Dampak diskriminasi terhadap perusahaan
Diskriminasi terhadap kaum tertentu merupakan tindakan yang sangat merugikan, tidak hanya merugikan pihak yang mendapat diskriminasi, tetapi juga dapat merugikan pihak yang melakukan deskriminasi, bahkan lebih dari itu dapat mempengaruhi institusi maupun kelompok tertentu secara luas.

Seperti kasus pelecehan yang diduga dilakukan Amit Singhal yang telah disebutkan di atas. Perusahaan tempat Singhal bekerja merespon cepat isu tersebut dengan mengeluarkan keputusan pemecatan. Akan tetapi, sebelum melakukan pemecatan, Singhal telah mengajukan pengunduran diri terlebih dahulu.

Keputusan pemecatan merupakan salah satu cara yang saat ini dianggap tepat untuk memberikan sanksi terhadap karyawan yang melakukan diskriminasi, baik manajer pada level atas, menengah hingga bawah. Bagaimanapun juga seluruh pihak dalam suatu instansi maupun perusahaan tidak ingin dipimpin oleh seorang eksekutif yang dituduh melakukan diskriminasi apalagi terkait pelecehan seksual terhadap kaum wanita yang saat ini haknya sedang diperjuangkan. Kabar adanya pelecehan seksual dalam perusahaan dapat mempengaruhi eksistensi perusahaan di tengah-tengah masyarakat. Kabar tersebut berdampak pada penurunan reputasi perusahaan yang mempengaruhi pola pikir masyarakat untuk tidak lagi ingin menggunakan layanan ataupun produk yang ditawarkan perusahaan. Jika sudah seperti ini, maka akan mengurangi pendapatan perusahaan yang berujung pada kerugian bahkan penutupan operasi perusahaan.

Akhir kata dari penulisan ini, penulis ingin menyampaikan bahwa tindakan diskriminasi terhadap kaum minoritas di berbagai wilayah, bidang, dan instansi khususnya yang menyangkut pelecehan seksual merupakan hal yang salah dan melanggar hak moral individu untuk mendapatkan rasa aman dan nyaman. Berbagai macam agama yang ada di muka bumi ini, sejatinya tak satupun yang pro dan membenarkan tindakan diskriminasi dan pelecehan seksual.

Pada momentum peringatan hari perempuan internasional yang jatuh tepatnya pada tanggal 8 Maret 2017 kemarin, menunjukkan semangat yang tidak pernah padam untuk mempertahankan dan memperjuangkan hak-hak wanita agar bisa hidup lebih baik, dengan tidak adanya penghalang yang dapat mengehentikan langkahnya untuk memberikan kontribusi terbaik melalui inovasi dan karyanya baik dalam bidang seni, olahraga, teknologi maupun ekonomi. Dalam tulisan ini pula izinkan penulis untuk mengucapkan selamat hari perempuan untuk semua perempuan di dunia melalui puisi singkat ini.

Kukira angina telah berhembus ditelingaku
Nyatanya tidak, itu adalah suara wanita yang berbisik lembut
Kukira adanya pancaran cahaya yang mengerutkan mataku
Nyatanya tidak, itu adalah pancaran kebaikan wanita yang tak pernah surut
Berupuluh-puluh tahun perjuangan telah kau kobarkan
Semangatmu bagikan kekuatan untuk beragam kehidupan
Pandangamu mengisyaratkan harapan
Langkahmu ialah melodi yang menangkan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s