New Day

Jika besok kita masih diberikan kesempatan untuk melihat dunia, maka ucapkanlah syukur dan pujilah kebesaran Allah, karena Ia masih memberikan kita hari yang baru dengan semangat yang juga baru.

Hari baru yang telah diberikan layaknya selembar kertas putih, beserta penanya Allah memberikan kita berbagai macam warna. Apakah kita akan menggunakan satu macam warna hitam saja, atau berbagai macam warna.

Semuanya adalah pilihan.

Sayang rasanya, jika hanya menggerutu dan menyesali segala kejadian yang telah berlalu. Toh, itu juga tidak akan kembali.

Sambutlah hari baru itu dengan senyuman dan harapan. Lapangkan dada dari berbagai macam kesakitan hati. Dekatkanlah diri dengan yang Maha Mampu Menjadikan, karena dengan bersama Sang Penguasa tidak akan ada jalan buntu.

Motivasi untuk diri sendiri ^_^

Payung yang menganggur

Sore itu, setelah azhar di suatu masjid, hujan begitu deras dan udara sangat dingin menembus baju tebalku. Aku menatap langit yang ditemani awan hitam. Kutarik sendalku yang basah kejatuhan air dari langit. Aku menggoyang-goyangkannya yang didominasi warnah putih agar airnya terjatuh. Tiba-tiba seorang anak kecil menghampiriku lalu menawarkan payung berwarna kuning. Wajahnya sangat bersinar bak lampu yang menyilaukan mata. Aku bertanya dalam hati dari mana asalnya anak ini. Seperti mengetahui isi hatiku, ia lalu tersenyum dan menaruh payung itu kemudian berlari dan bayangannya tak terlihat lagi. Aku melihat payung itu beberapa menit, kemudian aku mengambilnya dan kuselipkan di lengan tangan kananku. Aku tidak menggunakannya, kubiarkan saja menganggur. Bisikku dalam hati “payung dari malaikat langit”.

Indonesia adalah Kita yang Beragam

Hari ini aku berpijak di atas tanah milik Indonesia
Mengarungi hidup bersama keluarga tercinta
Ada yang merantau pergi meninggalkan tanah air demi mimpi untuk Indonesia
Namun ada pula yang pergi lalu tak kembali kemudian melupakan Indonesia

Wahai kau para pemuda dan pemudi, masa depan bangsa Indonesia berada di tangan kita. Meskipun kita jauh dan pergi meninggalkan Indonesia, ia tetap membukakan pintunya untuk kita kembali.

Wahai kau para pemuda dan pemudi Indonesia. Indonesia adalah tanah air kita yang penuh kesantunan dan keramahan. Jangan kau rusak dengan suatu ambisi yang membuatnya terlihat kasar dan mudah rapuh.

Wahai kau para pemuda dan pemudi Indonesia. Indonesia adalah pelangi yang penuh keberagaman, jangan kau hilangkan salah satu warnanya karen itu akan membuatnya tidak indah lagi

Indonesia adalah kita. Kita yang berbeda namun tetap dalam satu tujuan, kita yang tak sama namun tetap bisa hidup berdampingan dalam satu kata yaitu bhineka tunggal ika.

Sederhana

Sederhana. Aku suka kata-kata itu. Ada yang mengatakan “cintai aku dengan sederhana”, “jalani hidupmu dengan sederhana” dan “jadilah manusia yang sederhana”. Kata-kata sederhana membuatku melihat sesuatu yang tidak berlebihan namun juga tidak kekurangan. Intinya sederhana. Seperti gambar di atas, lihatlah dengan cara yang sederhana.

Etika

Mama selalu mengatakan kepada dua putrinya bahwa etika menjadi salah satu perhiasan setiap manusia baik dia laki ataupun perempuan.

Siang ini saya mempelajari etika dalam konteks bisnis, dan kebetulan saya membaca suatu pernyataan yang di tuliskan Velasquez melalui bukunya, ia sendiri terkejut mengetahui bahwa ternyata melalui perfect market competition konsep etika juga digunakan. Konsep tersebut antara lain utility, justice dan rights.

Konsep etika menurutku telah ada di setiap diri individu sejak ia lahir. Oleh karena itu lingkungan individu sangat membantu pembentukan etikanya.

Surga yang Tak Dirindukan

33aa2caa5af9428010be8e3c68525366Jika kalian bertanya, sekuat apakah perempuan, maka saya akan menjawab sangat kuat. Film ini sangat menginspirasi kaum adam dan hawa khususnya yang telah memiliki pasangan halal.

Pesan yang dapat saya tangkap dalam film ini adalah setiap pilihan yang kita ambil akan ada resiko setelahnya. Akan tetapi cara kita untuk mengatasi resiko, itulah yang menentukan hasil pilihan kita.

Suatu penerimaan yang tulus merupakan kuncinya, dan itulah ikhlas.