Payung yang menganggur

Sore itu, setelah azhar di suatu masjid, hujan begitu deras dan udara sangat dingin menembus baju tebalku. Aku menatap langit yang ditemani awan hitam. Kutarik sendalku yang basah kejatuhan air dari langit. Aku menggoyang-goyangkannya yang didominasi warnah putih agar airnya terjatuh. Tiba-tiba seorang anak kecil menghampiriku lalu menawarkan payung berwarna kuning. Wajahnya sangat bersinar bak lampu yang menyilaukan mata. Aku bertanya dalam hati dari mana asalnya anak ini. Seperti mengetahui isi hatiku, ia lalu tersenyum dan menaruh payung itu kemudian berlari dan bayangannya tak terlihat lagi. Aku melihat payung itu beberapa menit, kemudian aku mengambilnya dan kuselipkan di lengan tangan kananku. Aku tidak menggunakannya, kubiarkan saja menganggur. Bisikku dalam hati “payung dari malaikat langit”.

Advertisements

Indonesia adalah Kita yang Beragam

Hari ini aku berpijak di atas tanah milik Indonesia
Mengarungi hidup bersama keluarga tercinta
Ada yang merantau pergi meninggalkan tanah air demi mimpi untuk Indonesia
Namun ada pula yang pergi lalu tak kembali kemudian melupakan Indonesia

Wahai kau para pemuda dan pemudi, masa depan bangsa Indonesia berada di tangan kita. Meskipun kita jauh dan pergi meninggalkan Indonesia, ia tetap membukakan pintunya untuk kita kembali.

Wahai kau para pemuda dan pemudi Indonesia. Indonesia adalah tanah air kita yang penuh kesantunan dan keramahan. Jangan kau rusak dengan suatu ambisi yang membuatnya terlihat kasar dan mudah rapuh.

Wahai kau para pemuda dan pemudi Indonesia. Indonesia adalah pelangi yang penuh keberagaman, jangan kau hilangkan salah satu warnanya karen itu akan membuatnya tidak indah lagi

Indonesia adalah kita. Kita yang berbeda namun tetap dalam satu tujuan, kita yang tak sama namun tetap bisa hidup berdampingan dalam satu kata yaitu bhineka tunggal ika.

Penantian seorang ayah

Malam itu seorang pria yang sudah hampir berumur 60 tahun berbicara dengan putrinya melalui via telfon. Ia menyampaikan keadaannya yang semakin hari semakin tua. Terkadang ia sakit, merasa sunyi dan bosan karena tidak ada teman berbincang. Ia kemudian menyampaikan permintaannya agar putrinya setelah menyelesaikan studinya di luar kota bisa kembali dan berkumpul bersama. Ia juga mengatakan jika kondisinya sedang tidak baik, alangkah sejuknya jika putrinya sendiri merawatnya. Kata-katanya sangat lembut namun terdengar menyindir dan sangat dalam menyentuh hati sang anak. Hingga di akhir perbincangan, sang ayah kemudian menyampaikan bahwa ia sedang menunggu anaknya kembali “cepatlah pulang nak”.

Kukira hanya perempuan yang menunggu. Kukira hanya perempuan yang dapat merasakan tidak enaknya penantian. Ternyata jauh dari perasaan tersebut ada seorang pria yang paling tersiksa menunggu dan menanti, yaitu ayah.

Mencari Jurnal yang Baik

Halo…
Hari ini saya mau share tentang gimana caranya untuk mengetahui kalau artikel yang kita baca berasal dari suatu jurnal yang memiliki kualitas yang baik. Tapi spesifikasi jurnal yang saya tunjukkan kali ini lebih dikhususkan pada jurnal internasional di bidang akuntansi.

Untuk kalian yang berlatar belakang pendidikan akuntansi dan ingin mengetahui kumpulan artikel-artikel ilmiah yang baik, kalian dapat membuka Google kemudian ketik judul yang kalian akan telusuri.

Karena ini berkaitan dengan rangking jurnal akuntansi, maka saya mengetik: list of accounting journals. Setelah itu akan muncul berbagai pilihan, kalian bisa memilih apapun, tapi saya lebih menyarankan kalian membuka List of accounting journal. Wikipedia.

i

Setelah membuka list of accounting journal di wikipedia maka akan muncul tampilan seperti ini.

op

Untuk mengetahui jurnal yang paling banyak telah disitasi pada tahun tertentu, kalian bisa lihat di impact factorsnya. Dari impact factors kita bisa mengetahui bahwa Journal of accounting and economics yang paling banyak memperoleh poin sebesar 4.023 dan kalian bisa menemukan jurnal tersebut di Elsevier. Berikut ini jurnal yang telah saya catat dan saya urutkan sesuai poin tertinggi ke terendah berdasarkan impact factors untuk keperluan kuliah saya. Oh iya, ada beberapa yang saya skip dan tidak masukkan karena tidak begitu diperlukan.

20170216_123412

Sekian postingan Restu
Semoga bermanfaat 🙂

Sederhana

Sederhana. Aku suka kata-kata itu. Ada yang mengatakan “cintai aku dengan sederhana”, “jalani hidupmu dengan sederhana” dan “jadilah manusia yang sederhana”. Kata-kata sederhana membuatku melihat sesuatu yang tidak berlebihan namun juga tidak kekurangan. Intinya sederhana. Seperti gambar di atas, lihatlah dengan cara yang sederhana.

Etika

Mama selalu mengatakan kepada dua putrinya bahwa etika menjadi salah satu perhiasan setiap manusia baik dia laki ataupun perempuan.

Siang ini saya mempelajari etika dalam konteks bisnis, dan kebetulan saya membaca suatu pernyataan yang di tuliskan Velasquez melalui bukunya, ia sendiri terkejut mengetahui bahwa ternyata melalui perfect market competition konsep etika juga digunakan. Konsep tersebut antara lain utility, justice dan rights.

Konsep etika menurutku telah ada di setiap diri individu sejak ia lahir. Oleh karena itu lingkungan individu sangat membantu pembentukan etikanya.